Rabu, 01 Desember 2010

Engkeran Simpang Empat

Assalamu'alaikum,....!
Salam cinte Tanoh Alas metuah.
Pasir Bangun.
Profil
Pasir Bangun adalah sebuah desa (kute) berkembang yang beralamat di kecamatan Lawe Alas kabupaten Aceh Tenggara,provinsi Aceh,Negara Republik Indonesia.
Pada asal mulanya desa ini adalah sebuah hutan (khimbe) yang sangat semak belukar dan di aliri sebuah sungai yang besar yaitu kali Alas,
 Desa ini pada dulu nya adalah pecahan dari desa Rumah Pasir yang bertempat di seberang desa pasir bangun,semenjak dari jaman penjajahan sampai sekarang desa ini telah banyak mengalami perubahan baik dari segi politik,ekonomi,budaya,sosial,pembangunan dan lain-lain.
Banyak pemikiran bahwa desa (kute) engkeran adalah sebuah permukiman yang tertinggal di segala bidang,seiring perkembangan zaman hal tersebut dapat di tepis oleh desa ini sekarang dan bisa di katakan desa engkeran pasir bangun adalah pusat dari semua desa yang ada di seputaran lawe alas maupun dua kecamatan yang baru mekar yaitu tanoh alas dan babul rahmah,Dengan kelengkapan berbagai fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung seperti akses jalan hitam,pelayanan publik,terminaldan lain-lain.
Adapun fropesi masyarakat lebih banyak berada di bidang pertanian,perkebunan,peternakan dan 40% mengalami peningkatan di bidang kepemerintahan (PNS).Secara bertahap sistem ekonomi masyarakat dapat tumbuh meski pendapatan perkapita masyarakat masih berada pada tingkat cukup.Selanjut nya desa ini telah terbagi menjadi dua dusun,yaitu dusun belah cuah yang di kenal dengan lawe sukun,khumah ninik wok Pi,dan khumah abang genk,serta dusun belah gugung yang di kenal dengan khumah mek Ipul,Pos dan bale.di karnakan jumlah penduduk yang banyak maka di buat dua dusun,walau demikian kedua dusun tersebut saling akur dan saling membantu,dengan semangat semboyan nya "LAUS MEDAHINEN-TENDOK METIMANEN "(semua pekerjaan harus di lakukan bersama) musyawarah.
Seperti banyak hal yang terjadi sekarang ini Westren (barat) dan Globalisasi sangat berpengaruh terhadap seluruh aspek kehidupan terlebih pada aspek kebudayaan (budaya) yang dapat menghilangkan Etnis asli dari sebuah peradaban.Nah,untuk melawan tantangan zaman tersebut warga tetap eksistensi terhadap budaya nya sendiri,oleh karna itu di desa (kute) engkeran masih banyak bisa di jumpai berbagai macam jenis-jenis kerajinan tradisional seperti : mbayu (ngayam tikar),nemet sakhung (ngayam atap rumah dari daun rumbia),pelengakhi.makanan tradisional seperti : sope penget (pakis),manuk labakh,puket mekuah /galuh,tumpi,pacik kule,buah akhum.pakaian adat,rumah adat dan lain-lain.